Minggu, 02 Desember 2012

Makalah Materi dan Energi

MAKALAH ILMU KEALAMAN DASAR 

MATERI DAN ENERGI 

DISUSUN OLEH : 

DESLEA YUNIARTI 30610C1008 

DEVY YULIANTI 30610C1006 

RUBIYATI 30610C1020 

SEMESTER : 5 A 

 

Penanggung Jawab : 
HUSNIDI, S. Pd 

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
Persatuan Guru Republik Indonesia ( STKIP-PGRI) 
Banjarmasin 
Tahun 2012/2013 


PENDAHULUAN 


Manusia membutuhkan energi untuk bergerak dan melakukan aktivitas. Sehingga tidak heran bila iklan suplemen minuman dan makanan penambah energi sangat marak di berbagai media massa baik koran maupun televisi karena energi merupakan kebutuhan utama manusia. Dengan memiliki energi, manusia bisa melakukan berbagai aktivitas mulai dari aktivitas ringan sampai aktivitas berat. Dunia benda terdiri atas materi dan energi. Tubuh organisme dibangun oeh materi dan hidupnya bergantung pada energi. Dalam kehidupan alamiah alam manusia yang memiliki bentuk dan badan kasar, terjadi pemisahan unsur yang sangat drastis antara materi dan energi. Adanya perbedaan alamiah yang mendasar antara materi dan energi di alam manusia (alam berwujud materi) ini menjadi alam manusia sangat berbeda kehidupannya alam halus (alam tidak berwujud materi). Dalam kehidupan alamiah alam manusia yang memiliki bentuk dan badan kasar, terjadi pemisahan unsur yang sangat drastis antara materi dan energi. Adanya perbedaan alamiah yang mendasar antara materi dan energi di alam manusia (alam berwujud materi) ini menjadi alam manusia sangat berbeda kehidupannya alam halus (alam tidak berwujud materi). Walaupun telah diketahui adanya hukum kekekalan energi, yang menyatakan bahwa energi adalah kekal, dan hanya berpindah dari satu ke yang lainnya. Bilamana hukum dasar alamiah bagi manusia memasuki tahap berikutnya, maka dalam millenium selanjutnya akan dapat dibuktikan bahwa sebenarnya energi dan materi mempunyai suatu dasar ikatan yang sama. Jika hukum ini telah dapat dibuktikan, maka manusia akan lebih memahami alam tidak berwujud materi yang lebih dikenal dengan nama alam dunia halus. Materi semula berawal dari sumber alam seperti udara, air, tanah dan mineral-mineralnya. Sedangkan energi hampir seluruhnya bersumber dari matahari. Materi merupakan bahan baku untuk membuat berbagai alat, seperti: besi, timah, aluminium, emas dan bahan mineral lainnya. Atau ada konsep lain yang menyebutkan bahwa materi merupakan sesuatu pada suatu tempat dan suatu waktu. Perwujudannya adalah berupa benda, seperti: batuan, air, udara, pepohonan, dan lain-lain. Secara filsafat ada 4 unsur utama materi, yaitu: api, udara, air dan tanah. Dalam alam dunia halus, perwujudaan materi tidak sedemikian kuat terbentuk karena pergerakan alam dunia halus lebih cepat. Dalam gerakan alam yang lebih cepat maka materi yang selalu bergerak ini lebih membentuk unsur energi. 


PEMBAHASAN MATERI DAN ENERGI 

A. Pengertian Materi Materi didefinisikan sebagai sesuatu yang mempunyai masa yang menempati ruang 
1. Wujud Materi Dikenal tiga macam wujud materi, yakni padat, cair, dan gas. Zat padat memiliki bentuk dan volume tetap, selama tidak ada pengaruh dari luar. Berbeda dengan zat cair, bentuk zat cair berubah-ubah mengikuti bentuk ruang yang ditempuhnya. Didalam gas air akan mengambil bentuk ruang gelas, didalam botol air akan mengambil bentuk ruang botol 
2. Masa dan Berat Masa suatu benda menyatakan jumlah materi yang ada pada benda tersebut, masa suatu benda tetap disegala tempat. 
3. Klasifikasi Materi Suatu bahan dapat dikatakan serba sama (homogen) atau serba aneka (heterogen) Suatu benda yang seluruh bagiannya memiliki sifat-sifat yang sama disebut homogen. Sedangkan tanah dan campuran minyak dengan air merupakan campuran heterogen. 
4. Atom dan Molekul Atom adalah satuan yang amat kecil dalam setiap bahan yang ada disekitar kita dan molekul yaitu partikel terkecil dari suatu zat. 
5. Susunan Atom 
a. Penemuan elektron dan proton Elektron merupakan partikel atom pertama yang ditemukan . Berawal dari penyelidikan tentang listrik melalui gas-gas pada tekanan rendah. Joseph John Thomson dan kawan-kawan telah melakukan percobaan mengenai hantaran listrik melalui berbagai gas dengan menggunakan suatu tabung tertutup. Elektron valensi adalah elektron pada kulit terluar atau elektron yang dapat digunakan untuk membenuk ikatan. 
b. Metode atom 
1.Metedo atom daiton diganti dengan 
2.Model atom Thomson Menurut Thomson, atom berupa bola bermuatan posotif dan pada tempat-tempat tertentu didalam bola terdapat elektron-elektron. 
c. Metode Atom Bohr. Menurt teori mekanika klasik tentang cahaya, elektron yang bergerak harus disertai kehilangan tenaga kinetik elektron. Menurut Bohr, disektor inti itu hanya mungkin terdapat lintasan-lintasan elektron yang berjumlah terbatas, pada setiap lintasan itu bergerak sebuah elektron yang dalam gerakannya tidak memancarkan sinar. 
Jadi, dalam setiap keadaan station, elektron mengandung jumlah tenaga tetap dan terdapat dalam keadaan seimbang yang mantap. 
1. Siklus Materi Tubuh kita, hewan, tumbuhan, dan batu, tersusun oleh materi. Materi ini terdiri atas unsur kimia, seperti karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), dan fosfor (P). Materi tersebut dimanfaatkan oleh produsen untuk membentuk bahan organik dengan bantuan matahari atau energi yang berasal dari reaksi kimia. Bahan organik yang dihasilkan adalah sumber energi bagi organisme lain melalui proses makan dan dimakan. Materi mengalir dari mata rantai makanan yang satu ke mata rantai yang lain. Jika makhluk hidup mati, tidak berarti aliran materi terhenti, tetapi makhluk yang mati menjadi makanan bagi makhluk hidup yang lain, misalnya bangkai hewan atau tumbuhan dimakan oleh jasad renik, seperti bakteri dan jamur dalam proses pembusukan. Sebagian hasil pembusukan tersebut adalah gas, misalnya CO2, cairan, dan mineral. Gas dan mineral tersebut kemudian digunakan lagi oleh tumbuhan dalam proses sintesis. Tumbuhan dimakan oleh herbivora, maka proses makan dan dimakan berulang. Dengan demikian, dapat kita katakan bahwa aliran materi merupakan suatu daur.
 Materi tidak ada habis-habisnya, materi mengalir dari tubuh makhluk hidup yang satu ke tubuh makhluk yang lain dan dari dunia hidup ke dunia tak hidup, serta kembali lagi ke dunia hidup. Daur materi di atas disebut daur biogeokimia, yaitu daur yang melibatkan proses biologi, geologi, dan kimia. Mata rantai makhluk hidup dalam daur biogeokimia merupakan jaring-jaring kehidupan. Aliran materi merupakan suatu daur, sedangkan aliran energi bukan suatu daur, melainkan aliran yang searah. Setelah melewati beberapa transformasi yang menjaga semua makhluk hidup tetap hidup, energi tersebut kembali ke angkasa luar sebagai panas. Dengan demikian, tidak ada daur energi. 
Berikut ini, kita akan membahas daur beberapa unsur yang penting saja, yaitu daur air, daur nitrogen, daur karbon, daur fosfor, dan daur sulfur. 
a. Daur Air Meskipun hanya sebagian kecil air di bumi yang terdapat pada materi hidup, air sangat penting bagi makhluk hidup. Siklus air atau daur air digerakkan oleh energi matahari dan sebagian besar terjadi di antara lautan dan atmosfer melalui penguapan dan curah hujan. Perhatikan daur air pada Gambar 9.9. 
b. Daur Nitrogen Di alam, nitrogen terdapat dalam bentuk senyawa organik, seperti urea, protein, dan asam nukleat atau sebagai senyawa anorganik, seperti amonia, nitrit, dan nitrat. Tumbuhan dan hewan membutuhkan nitrogen untuk membuat protein. Udara (atmosfer) terdiri atas berbagai gas, dan gas nitrogen terdapat kurang lebih sebanyak 80%. Namun, nitrogen tidak digunakan oleh makhluk hidup dalam bentuk gas. Tumbuhan dapat menyerap nitrogen dalam bentuk senyawa nitrit atau nitrat. Tahap pertama daur nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfer ke dalam tanah. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen, penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan, bakteri Azetobacter dan Clostridium. Selain itu, ganggang hijau-biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen. Tahap kedua, nitrat yang dihasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen (tumbuhan) diubah menjadi molekul protein (Gambar 9.10). Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati, makhluk pengurai merombaknya menjadi gas amoniak (NH3) dan garam amonium yang larut alam air (NH4+). Proses ini disebut dengan amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas mengubah amoniak dan senyawa amonium menjadi nitrat oleh Nitrobacter, kedua proses tersebut dinamakan nitrifikasi. Apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat dengan cepat ditransformasikan menjadi gas nitrogen atau oksida nitrogen oleh proses yang disebut denitrifikasi. 
c. Daur Karbon dan Oksigen Reservoir utama karbon adalah dalam bentuk karbon dioksida yang terdapat di atmosfer. Bumi juga memiliki karbon organik dalam bentuk batu bara, minyak bumi, tumbuhan, dan binatang. Selain itu, terdapat sejumlah kecil karbon yang masuk ke dalam tanah dalam bentuk gula, asam amino, dan senyawa lain yang disekresikan langsung oleh akar tumbuh-tumbuhan. Tumbuhan dan berbagai jenis bakteri mampu menyintesis senyawa organik dari CO2 atmosfer. CO2 dan air yang diserap oleh tumbuhan kemudian diubah menjadi glukosa dalam proses fotosintesis. Dari proses ini dihasilkan gas oksigen. Lihat bagan berikut: Glukosa kemudian diubah menjadi bentuk lain, seperti protein, lemak, dan amilum. Selanjutnya tumbuhan dimakan oleh hewan. Tumbuhan dan hewan melakukan respirasi, demikian juga jika hewan dan tumbuhan mati, mereka diuraikan oleh mikroorganisme dengan bantuan oksigen. Hasilnya, CO2 dilepaskan kembali ke atmosfer. Berikut adalah reaksi umum respirasi. Mengapa sampah berbau busuk? Hal ini terjadi karena pada proses penguraian sampah tersebut kekurangan oksigen, sehingga tidak semua senyawa organik diubah menjadi CO2 dan energi, tetapi menjadi gas sampingan, seperti NH3 atau H2 S (Gambar 9.10). Gambar 9.11 Mikroorganisme heterotrofik pembusuk menghasilkan CO2 melalui respirasi molekul organik yang terdapat pada tubuh tumbuhan dan tubuh hewan serta sekskreta hewan yang telah mati. 
d. Daur Sulfur Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida ini sering kali bersifat mematikan makhluk hidup di perairan, pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Ion sulfat kemudian diserap tumbuhan dan diubah menjadi protein. Jika jaringan tumbuhan atau binatang mati akan mengalami proses penguraian (Gambar 9.12). Beberapa jenis bakteri dapat mengoksidasi hidrogen sulfida menjadi sulfat kembali. Besi (Fe) dalam sedimen bereaksi dengan sulfida membentuk ferosulfida (FeS) yang mengendap. 
 e. Daur Fosfor Fungsi fosfor bagi makhluk hidup, antara lain fosfor dalam bentuk adenosin trifosfat (ATP) merupakan bahan bakar (energi) bagi makhluk hidup. Cadangan fosfat yang dapat larut, dapat digunakan langsung sebagai zat hara primer dalam sintesis protein oleh tumbuhan. Melalui rantai makanan, fosfat dapat beralih ke tingkat tropik yang lebih tinggi. Jika organisme mati, fosfor dikembalikan ke tanah melalui proses penguraian. Kelebihan fosfat yang diekskresikan burung dan ikan dalam tinjanya juga mengembalikan fosfor ke lingkungan. Guano (deposit kotoran burung) juga merupakan akumulasi fosfor yang dikembalikan ke daratan (Gambar 9.13). Fosfor biasanya merupakan nutrien pembatas bagi organisme yang hidup dalam air tawar. Banyak fosfor yang sampai ke lautan hilang untuk periode yang lama bagi organisme daratan. Aktivitas manusia dapat mengganggu siklus biologi di atas. Salah satu mata rantai siklus biogeokimia tersebut adalah terjadinya sebuah penguraian (yang dilakukan oleh mirkoorganisme). Penguraian senyawa organik tersebut umumnya membutuhkan oksigen. Penambahan jumlah sampah akan membutuhkan oksigen yang lebih banyak juga. Jika kandungan oksigen terbatas, penguraian sampah menjadi tidak sempurna, akibatnya tidak semua senyawa organik diubah menjadi CO2, tetapi sebagian energi masih tersimpan dalam bentuk senyawa sampingan seperti NH3 dan H2S. Adanya senyawa-senyawa tersebut menyebabkan sampah berbau busuk. Penguraian yang tidak sempurna ini bisa terjadi baik di darat maupun di air. Sampah organik yang melimpah di perairan akan mengganggu siklus biogeokimia di perairan tersebut. Danau, sungai atau kolam akan mengalami eutrofikasi, suatu keadaan ketika nutrien melimpah sehingga alga tumbuh dengan subur. Alga yang memadati permukaan air menyebabkan cahaya matahari tidak sampai di bagian bawah sehingga alga di lapisan bawah menjadi mati. Matinya alga, yang juga diikuti dengan matinya organisme lain menyebabkan terjadinya pembusukan. Jika kurang oksigen, pembusukan kurang sempurna sehingga perairan menjadi berbau. Oleh karena itu, sangat penting jika masyarakat menyadari bahwa “sampah” tidak bisa dianggap remeh dan diabaikan penanganannya. 
* Beberapa contoh dari materi : 
• Batu; 
• Pasir; 
• Udara; 
• air; 
• oksigen; 
• Nitrogen; 
• Radio; 
• Televisi; 
• Kursi; 
• pakaian; 
• .dll 

Nama lain dari materi yaitu zat. materi juga mempunyai besaran volume dan besaran massa. 
• Besaran volume adalah ukuran yang menunjukan jumlah ruang yang ditempati oleh suatu objek benda. satuannya m3. Namun dalam banyak buku kimia lainnya kebanyakan yang digunakan adlah satuan liter (L) atau mililiter (ml). 
• Besaran Massa adalah suatu kuantitas atau ukuran yang menunjukan jumlah materi yang terkandung dari sebuah benda. 

Sifat Materi Sifat-sifat materi
Setiap materi mempunyai sifat yang khas yang di golongkan sebagai berikut: 
1. Sifat Fisik materi adalah sifat materi yang berhubungan dengan gejala-gejala fisika yang terjadi, seperti misalnya: kerapatan, warna, massa, keadaan zat, penampakan, dll. 
2. Sifat Kimia materi adalah sifat materi yang berhubungan dengan gejala-gejala kimia yang terjadi, seperti misalnya: karat yang terjadi pada logam, Ionisasi, dll. Perubahan Materi Perubahan materi adalah perubahan yang terjadi pada materi baik secara fisik maupun kimia. Materi dapat mengalami perubahan. Perubahan materi dapat di lihat dari perubahan sifat yang dimilikinya. Secara umum, perubahan materi dibedakan menjadi 
2. 1. Perubahan Fisika. Perubahan Fisika adalah perubahan yang terjadi yang mempengaruhi sifat-sifat fisik dari materi namun tidak menyebabkan perubahan susunan zat sehingga tidak menghasilkan zat baru. Contoh perubahan Fisika materi adalah: air yang mendidih, besi yang memuai, balon yang mengembang, dll. 
2. Perubahan Kimia. Perubahan kimia adalah perubahan yang terjadi pada materi yang menyebabkan terjadinya perubahan susunan dan sifat-sifat zat sehingga menghasilkan zat jenis baru. Contoh perubahan kimia adalah: besi berkarat, mercon meledak, makanan membusuk. 

A. Pengertian Energi Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja atau kegiatan. Tanpa energi, dunia in akan diam atau beku. Dalam kehidupan manusia selalu terjadi kegiatan dan untuk kegiatan otak serta otot diperlukan energi. Energi itu diperoleh melalui proses oksidasi (pembakaran) zat makanan yang masuk kedalam tubuh berupa makanan. Kegiatan manusia lainnya dalam memproduksi barang, transportasi, dan lainnya juga memerlukan energi yang diperoleh dari bahan sumber energi atau sering disebut sumber daya alam (Nature Resources) 
Sumber daya akam diberdakan manjadi dua kelompok, yyaitu : 1.Sumber daya alam yang dioperbaharui (renewable) hamper tidak dapat habis. 
2.Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable) atau habis. 
B. Macam-Macam Energi 
1.Energi Mekanik Energi mekanik dapat dibedakan menjadi dua pengertian, yaitu ; energi potensial dan energi kinetik. Jumlah kedua energi itu dinamakan energi mekanik. Setiap benda mempunyai berat, maka baik dalam keadaan diam atau bergerak setiap benda memiliki energi. 
2.Energi Panas Energi panas juga sering disebut sebagai kalor, pemberian padas kepada suatu benda dapat menyebabkan kenaikan suhu benda itu ataupun bahkan terkadang dapat menyebabkan perubahan bentuk, perubahan ukuran, atau perubahan volume benda itu. Ada tiga istilah yang penggunaannya sering kacau, yaitu panas, kalor, dan suhu. Panas adalah salah satu bentuk energi. Energi panas yang berpindah disebut kalor, sementara suhu adalah derajat panas suatu benda. 
3.Energi Magnetik Energi magnetik dapat dipahami dengan mengamati gejala yang timbul katika dua batang magnet yang kutub-kutubnya saling didekatkan satu dengan yang lain. Seperti diketahui bahwa setiap magnet mempunyai dua macam kutub yaitu kutub utara dan kutub magnet selatan. Kedua kutub magnet mempunyai kemampuan untuk saling melakukan gerakan. Kemampuan itu adalah energi yang tersimpan didalam magnet dan energi inilah yang disebut sebagai energi magnetik. 
4.Energi Listrik Energi listrik ditimbulkan / dibangkitkan melalui bermacam-macam cara. Kegunaan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali yang dapat dirasakan, terutama dikehidupan kota-kota besar, bahkan sebagai penerangan yang sekarang sudah digunakan sampai jauh ke pelosok pedesaan. 
5.Energi Kimia Yang dimaksud energi kima adalah energi yang diperoleh melalui suatu proses kimia. Energi yang dimiliki manusia dapat diperoleh dari makanan yang dimakan melalui proses kimia. Jika kedua macam atom-atom karbon dan atom oksigen tersebut dapat berreaksi, akan terbentuk molekul baru yaitu karbondioksida. 
6.Energi Bunyi Bunyi dapat juga diartikan getaran sehingga energi bunyi berarti juga getaran. Getaran selaras mempunyai energi dua macam yaitu, energi potensial dan energi kinetik. Melalui pembahasan matematis dapat ditunjukkan bahwa jumlah kedua macam energi pada suatu getaran selaras adalah selalu tetap dan besarnya tergantung massa, simpanan dan waktu getar atau periode. 
7.Energi Nuklir Energi nuklir merupakan hasil dari reaksi fisi yang terjadi pada inti atom. Dewasa ini, reaksi inti yang banyak digunakan oleh manusia untuk menghasilkan energi nuklir adalah reaksi yang terjadi antara partikel dengan inti atom yang digolongkan dalam kelompok heavy atom sperti aktinida. Berbeda dengan reaksi kimia biasa yang hanya mengubah komposisi molekul setiap unsurnya dan tidak mengubah struktur dasar unsur penyusun molekulnya, pada reaksi inti atom atau reaksi fisi, terjadi perubahan struktur inti atom menjadi unsur atom yang sama sekali berubah. 
8.Energi Cahaya atau cahaya Energi cahaya terutama cahaya matahari banyak diperlukan terutama oleh tumbuhan yang berhijau daun. Tumbuhan itu membutuhkan energi cahaya untuk mengadakan proses fotosintesis, dengan kemajuan teknologi, saat ini dapat juga digunakan energi dari sinar yang dikenal dengan nama sinar laser. Yang dimaksud sinar laser adalah sinar pada suatu gelombang yang sama dan amat kuat. Sinar laser banyak sekali digunakan dan meliputi banyak bidang. 
9.Energi Matahari Energi matahari merupakan energi yang utama bagi kehidupan dibumi ini. Berbagai jenis energi, baik yang terbarukan mapun tak terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung. 
Energi yang merupakan turunan dari energi matahari misalnya : 
•Energi angin yang tuimbul akibat adanya perbedaan suhu dan tekanan satu tempat dengan tempat yang lain sebagai efek sinar matahari. 
•Energi air, karena adanya siklus hidrologi akibat dari energi panas matahari yang mengenai bumi. 
•Energi biomassa karena adanya fotosintesis dari tumbuhan yang notabene menggunakan energi matahari.
 •Energi gelombang laut yang muncul akibat energi angin 
•Energi fosil yang merupakan bentuk lain dari energi biomassa yang telah mengalami proses selama berjuta-juta tahun. 

Ada beberapa cara pemanfaatan energi panas matahari, yaitu : 
1.Pemanasan ruang 
2.Penerangan ruangan 
3.Kompor matahari 
4.Pengeringan hasil pertanian 
5.Distilasi air kotor 
6.Pemanasan air kotor 
7.Pembangkitan listrik 
10. Energi Potensial Energi potensial adalah energi yang dimiliki suatu benda akibat adanya pengaruh tempat atau kedudukan dari benda tersebut. 
Energi potensial disebut juga dengan energi diam karena benda yang dalam keaadaan diam dapat memiliki energi. Jika benda tersebut bergerak, maka benda itu mengalami perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Contoh misalnya seperti buah kelapa yang siap jatuh dari pohonnya, cicak di plafon rumah, dan lain sebagainya. Aliran Energi Beberapa usaha telah dilakukan untuk mengukur aliran energi melalui rantai makanan. Salah satu yang paling mendalam adalah yang dilakukan oleh H.T. Odum pada ekosistem Sungai Silver Spring di Florida. Aliran energi melalui Silver Springs, Florida. Angka diberikan dalam kkal/m2/ th. Perhatikan bahan yang hilang dalam hasil bersih sebagai energi yang berlaku dari satu tingkatan trofik ke tingkatan berikutnya. (Berdasarkan data yang diperoleh Howard T. Odum). 
Manusia hanya bisa mengubah energi dari satu bentuk ke bentuk yang lain. 
1. Evolusi energi dimulai dari POTENSI RUANG yang dimiliki Unqualified Absolute, dinamakan juga Absoluta. 
 2. Potensi ruang itu diubah oleh Primary Eventuating Master Force Organizers menjadi PRIMORDIAL FORCE. Disebut juga energi murni atau Segregata. 
3. Segregata diubah menjadi EMERGENT ENERGY atau Ultimata, oleh Primary Master Force Organizers. Ada dua bentuk Ultimata, yaitu PUISSANT ENERGY dan GRAVITY ENERGY. Prosesnya, Puissant Energy belum bisa dikontrol oleh gravitasi, dan diubah oleh Associate Transendental Master Force Organizers menjadi Gravity Energy, yaitu energi yang tunduk pada gravitasi Sorga. 
4. Kemudian Energi akan diubah menjadi POWER, yang disebut Gravita.. Gravita ini sudah tunduk pada gravitasi Sorga dan gravitasi lokal sekaligus. Manajemen dan pengendaliannya dilakukan oleh para Universe Power Directors. Gravita ini adalah energi ruang-waktu, yang bisa dibagi lagi menjadi 30 fase. Dikenal di Bumi hanya sebagian saja, termasuk listrik, magnet, panas, dan sebagainya. Sebagian diantaranya adalah energi gelombang (berbentuk dan merambat seperti gelombang), terdiri dari 100 oktaf. Dari 100 oktaf energi gelombang, hanya 64 yang dikenal di Bumi. 
Seluruhnya ada 10 kelompok energi gelombang : 
1. sinar infraultimatonik 
2. sinar ultimatonik 
3. sinar ruang pendek (short-space) 
4. sinar elektronik 
5. sinar gamma 
6. sinar X 
7. sinar ultraviolet 
8. sinar cahaya nampak-putih 
9. sinar inframerah 
10. gelombang Hertzian - siaran TV, radio, bunyi dan yang lebih rendah.
Jadi transmutasi energi, yang pertama adalah potensi ruang, kemudian menjadi Force yang merupakan pra-energi, selanjutnya menjadi Energi yang bisa dikendalikan gravitasi Sorga, dan akhirnya menjadi Power yang bisa dikendalikan oleh gravitasi lokal. Power dibagi dalam 30 fase atau wujud, dan diantaranya adalah energi gelombang yang terbagi dalam 100 oktaf. Itu adalah transmutasi energi menurun, yang akhirnya menjadi bentuk yang paling rendah, yaitu energi Gravita yang dipakai di galaksi-galaksi ruang-waktu superuniverse. 
Sebaliknya, ada lagi bentuk energi yang lain : 
1. Energi yang digunakan Havona, yang disebut Triata. energi ini sifatnya eksistensial dan asalnya tiga (jika energi di Bumi, asalnya dua, yaitu kutub positif dan negatif). 
2. Energi Transendental, yaitu energi yang "dipakai" di Sorga bagian atas. Energi ini hanya digunakan oleh para absonit (golongan makhluk yang tidak diciptakan, ada dengan sendirinya dengan penciptaan semesta). Energi ini disebut Tranosta. 
3. Energi tertinggi adalah Monota. Energi ini adanya hanya di Sorga, dan merupakan pasangan dari energi roh Allah Anak. Monota adalah energi bukan-roh yang hidup. Allah Anak memiliki energi roh yang hidup. Kata penulis Buku Urantia, memang keduanya sulit dibedakan. 





KESIMPULAN 

Dunia benda terdiri atas materi dan energi. Tubuh organisme dibangun oleh materidan hidupnya bergantung pada energi. 
Materi didefinisikan sebagai sesuatu yang menempati ruang. 
Wujud materi yakni padat, cair dan gas 
Energi panas adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja atau kegiatan. 
Energi didunia ini akan diam atau beku.Baca Selanjutnya